FR.APL.02

Asesmen Mandiri

Isi pilihan kompeten atau belum kompeten pada setiap elemen, lalu tuliskan bukti yang relevan.

Data Asesi

Skema Sertifikasi

Judul
Pelaksana Madya Pemeliharaan Instrumen Kontrol Berbasis PLC
Nomor
SKM-4/LSP-P1/SMKN1KDW/2024

Panduan Asesmen Mandiri

  1. Baca setiap pertanyaan pada kolom elemen dan kriteria unjuk kerja.
  2. Pilih K jika yakin dapat melakukan tugas yang dijelaskan.
  3. Pilih BK jika belum yakin dapat melakukan tugas yang dijelaskan.
  4. Tuliskan bukti yang relevan untuk menunjukkan pekerjaan yang pernah dilakukan.
Unit Kompetensi 1

Menerapkan Prosedur, Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Elektronika

C.26EPP00.001.1
Dapatkah saya? K BK Bukti
Elemen 1: Mengidentifikasi alat proteksi diri dan produk sebelum bekerja
  • 1.1 Bahaya, resiko dan insiden yang dapat terjadi saat bekerja diidentifikasi.
  • 1.2 Hasil identifikasi tersebut ditetapkan penggunaan alat proteksi diri dan produk yang diperlukan saat melakukan pekerjaan.
  • 1.3 APD yang akan digunakan dipastikan sesuai dengan SOP pekerjaan yang dilakukan.
Elemen 2: Memeriksa APD dan peralatan ESD yang digunakan
  • 2.1 APD diperiksa terhadap kelayakan dan usia pakainya.
  • 2.2 Peralatan ESD diperiksa terhadap nilai resistansi terhadap grounding.
  • 2.3 Meja kerja atau work station diidentifikasi dan dipastikan terpasang bahan ESD.
Elemen 3: Mengenakan alat proteksi diri dan produk saat bekerja pada kondisi tertentu
  • 3.1 APD dipakai sesuai prosedur.
  • 3.2 Peralatan ESD yang dibutuhkan, dipasang dan dipakai sesuai prosedur.
Unit Kompetensi 2

Melaksanakan Pembanguna dan Pemasangan Rangkaian Catu Daya Arus Searah (DC Power Supply)

D.35.142.03.031.1
Dapatkah saya? K BK Bukti
Elemen 1: Menyiapkan pelaksanaan
  • 1.1 Perintah keja dipahami.
  • 1.2 Prosedur/SOP pelaksanaan pembangunan dan pemasangan sesuai perintah kerja dipahami.
  • 1.3 Gambar pengawatan/pengkabelan, gambar instalasi, denah bangunan dan dokumen terkait instalasi dipahami.
  • 1.4 Checklist perlengkapan dan peralatan pembangunan dan pemasangan instalasi dibuat sesuai dengan Prosedur/SOP.
  • 1.5 Pemeriksaan kesiapan operasi pada perlengkapan dan peralatan pembangunan dan pemasangan dilakukan.
  • 1.6 Form checklist hasil pembangunan dan pemasangan instalasi disiapkan sesuai Prosedur/SOP.
  • 1.7 Komunikasi dan koordinasi proses pelaksanaan kerja dengan pihak lain yang terlibat dilaksanakan sesuai dengan Prosedur/SOP.
Elemen 2: Melaksanakan persiapan pembangunan dan pemasangan
  • 2.1 Identifikasi jumlah material DC Power Supply sesuai desain dilakukan.
  • 2.2 Identifikasi peralatan proteksi dan peralatan pembatas arus sesuai desain dilakukan.
  • 2.3 Identifikasi jenis baterai sesuai desain dilakukan.
  • 2.4 Identifikasi sistem proteksi dan automatic change over (acho) sesuai desain dilakukan.
  • 2.5 Identifikasi sistem DC power supply sesuai desain dilakukan.
  • 2.6 Identifikasi kebutuhan tipe pembumian sesuai desain dilakukan.
  • 2.7 Identifikasi kesiapan ruangan untuk sistem DC power supply sesuai desain dilakukan.
Elemen 3: Melaksanakan pembangunan dan pemasangan
  • 3.1 Pembangunan dan pemasangan komponen instalasi dilakukan sesuai dengan standar pemasangan.
  • 3.2 Pengujian shortcircuit dengan pengukuran tahanan isolasi antar fasa, netral, dan grounding dilakukan.
  • 3.3 Pengukuran keluaran tegangan rectifier dan inverter dilakukan.
  • 3.4 Pengujian kerja ACHO dilakukan.
  • 3.5 Permasalahan pada proses pembangunan dan pemasangan dilaporkan.
Elemen 4: Mengisi laporan hasil pembangunan dan pemasangan
  • 4.1 Pengisian form hasil pembangunan dan pemasangan dilakukan.
  • 4.2 Form laporan hasil pembangunan dan pemasangan komponen dan sirkit instalasi ditandatangani.
Unit Kompetensi 3

Melaksanakan Pembangunan dan Pemasangan Rangkaian Instalasi Motor Listrik dan Kontrol Motor Listrik

D.35.142.03.032.1
Dapatkah saya? K BK Bukti
Elemen 1: Menyiapkan pelaksanaan
  • 1.1 Perintah keja dipahami.
  • 1.2 Prosedur/SOP pelaksanaan pembangunan dan pemasangan sesuai perintah kerja dipahami.
  • 1.3 Gambar pengawatan/pengkabelan, gambar instalasi, denah bangunan dan dokumen terkait instalasi dipahami.
  • 1.4 Checklist perlengkapan dan peralatan pembangunan dan pemasangan instalasi dibuat sesuai dengan Prosedur/SOP.
  • 1.5 Pemeriksaan kesiapan operasi pada perlengkapan dan peralatan pembangunan dan pemasangan dilakukan.
  • 1.6 Form checklist hasil pembangunan dan pemasangan instalasi disiapkan sesuai Prosedur/SOP.
  • 1.7 Komunikasi dan koordinasi proses pelaksanaan kerja dengan pihak lain yang terlibat dilaksanakan sesuai dengan Prosedur/SOP.
Elemen 2: Melaksanakan persiapan pembangunan dan pemasangan
  • 2.1 Identifikasi jumlah material PHB utama dan PHB cabang sesuai desain dilakukan.
  • 2.2 Identifikasi fungsi dan daya motor sesuai desain dilakukan.
  • 2.3 Identifikasi alat pembatas arus dan proteksi sesuai desain dilakukan.
  • 2.4 Identifikasi kebutuhan sistem control sesuai desain dilakukan.
  • 2.5 Identifikasi sistem pembumian sesuai desain dilakukan.
  • 2.6 Identifikasi komunikasi kontrol (kabel, frekuensi, indicator debit, panas dan lain-lain) sesuai desain dilakukan.
  • 2.7 Identifikasi lokasi peletakan motor dan kontrol motor sesuai desain dilakukan.
Elemen 3: Melaksanakan pembangunan dan pemasangan
  • 3.1 Pembangunan dan pemasangan komponen instalasi dilakukan sesuai dengan standar pemasangan.
  • 3.2 Pengujian shortcircuit dengan pengukuran tahanan isolasi antar fasa, netral, dan grounding dilakukan.
  • 3.3 Pengujian kerja motor dan kontrol motor dilakukan.
  • 3.4 Permasalahan pada proses pembangunan dan pemasangan dilaporkan.
Elemen 4: Mengisi laporan hasil pembangunan dan pemasangan
  • 4.1 Pengisian form hasil pembangunan dan pemasangan dilakukan.
  • 4.2 Form laporan hasil pembangunan dan pemasangan komponen dan sirkit instalasi ditandatangani.
Unit Kompetensi 4

Mengoperasikan Programmable Logic Controller (PLC)

C.282900.005.01
Dapatkah saya? K BK Bukti
Elemen 1: Memilih perangkat input dan output dan bagian-bagian yang terkait
  • 1.1 Jumlah dan tipe perangkat input-output, peripheral dan interkoneksi dipilih sesuai kebutuhan sistem control.
  • 1.2 Jenis PLC dipilih sesuai dengan kebutuhan sistem control.
  • 1.3 Inisial perangkat input-output dipersiapkan sesuai dengan fungsinya.
  • 1.4 Bahan, kelengkapan dan peralatan kerja dipilih sesuai dengan kebutuhan spesifikasi pekerjaan.
Elemen 2: Mengkondisikan PLC
  • 2.1 Perangkat input-output dan peripheral diposisikan dengan mempertimbangkan unsur kemudahan dalam pengawatan, pelacakan kesalahan pengawatan dan perbaikan jika terjadi kerusakan.
  • 2.2 Sambungan perangkat input-output dan catu daya ke PLC dilakukan sesuai instruction manual dan prosedur standar.
  • 2.3 Hubungan PLC ke perangkat pemrograman dilakukan sesuai instruction manual dan prosedur standar.
  • 2.4 Jalur kabel data dipisah dengan jalur kabel catu daya agar tidak terjadi interferensi oleh medan elektromagnetik.
  • 2.5 Kabel dinotifikasi dan dibundel sesuai diagram pengawatan untuk memudahkan penelusuran kabel.
  • 2.6 Perangkat dan interkoneksi diperiksa sesuai prosedur pemeriksaan.
Elemen 3: Melaksanakan pembangunan dan pemasangan
  • 3.1 Tegangan catu daya utama disesuaikan sesuai dengan kebutuhan tegangan catu PLC.
  • 3.2 Perangkat pengaman diperiksa kesesuaiannya dengan spesifikasi.
  • 3.3 Catu daya ke PLC dihidupkan sesuai prosedur standar.
  • 3.4 Program PLC diunduh dengan menggunakan perangkat pemrograman yang dipersyaratkan sesuai prosedur.
  • 3.5 PLC dijalankan sesuai prosedur.
  • 3.6 Kinerja program diverifikasi melalui pemeriksaan urutan kontrol dan urutan kerja program menggunakan prosedur pemeriksaan.
Elemen 4: Mengembalikan area kerja ke kondisi semula
  • 4.1 Pekerjaan telah selesai sistem kelistrikan harus dimatikan sesuai prosedur standar.
  • 4.2 Area pekerjaan dan perkakas dikembalikan ke kondisi semula sesuai prosedur pekerjaan dan perkakas.
  • 4.3 Dokumen program dan hasil pengoperasian didokumentasikan sesuai prosedur standar.
  • 4.4 Dokumen program dan hasil pengoperasian dilaporkan sesuai prosedur pelaporan.

Tanda Tangan Asesi

Kembali